Ada Kejanggalan Soal Penembakan Habib Rizieq, Inilah 5 Keanehan Dalam Kasus Tersebut
loading...
Informasi mengenai teror yang ditujukan kepada Habib Rizieq sampai saat ini masih simpang siur, belum ada kejelasan mengenai masalah tersebut. Pasalanya, Pimpinan tertinggi Front Pembela Islam (FPI) itu kini sedang berada di Suadi Arabia sedang melakukan ibadah umroh.
Menurut informasi yang didapar dari Ketua Panitia Tamasya Al Maidah, Ansufri Idrus Sambo alias Ustaz Sambo, teror dilakukan oleh seorang penembak jitu. Ustaz Sambo mengaku mengantongi peluru dari tembakan yang meleset di pendopo milik Rizieq yang ada di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Namun sayangnya ada beredar isu yang kurang sedap mengenai penembakan yang ditujukan kepada Habib Rizieq ini. Beberapa orang menduga jika kejadian ini hanyalah sebuah rekayasa dan tidak benar-benar terjadi. Ada banyak kejanggalan dari aksi teror tersebut, berikut setidaknya ada 5 kejanggalan yang dirasakan dalam kasus penembakan Habib Rizieq
1. Bidikan Sniper Meleset
Kejanggalan pertama yaitu peluru yang meleset. Jika memang benar yang menembak tersebut adalah seorang sniper maka kecil kemungkinan untuk bisa meleset. Mestinya, seorang penembak masuk kualifikasi sniper jika telah memiliki jam terbang menembak tepat sasaran yang tinggi. Tidak semudah itu untuk meleset.
2. Tidak Melapor ke Polisi
Kemudian adapun kejanggalan yang kedua yaitu tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Tentunya hal ini membuat orang menjadi curiga, kenapa Habib Rizieq tidak melaporkan hal ini kepada polisi tetapi justru kabur ke luar negeri. Padahal polisi sudah menyarankan untuk membuat laporan supaya pihak berwajib bisa mengusut kasus itu secara tuntas.
3. Dalih Mengungsi Padahal Hendak Diperiksa
Menurut Ustaz Sambo, kepergian Habib Rizieq ke Arab Saudi bukan hanya sekedar beribadah umroh tetapi juga akan bersembunyi disana hingga situasi dianggap aman. Padahal semua orang tahu bahwa pada 2 atau 3 Mei besok Rizieq akan kembali menjalani pemeriksaan mengenai kasus chat di WhatsApp dengan Firza, tersangka makar.
Hal ini tentu saja menimbulkan kecurigaan, jangan-jangan dugaan teror yang ditujukan kepada Habib Rizieq hanyalah untuk mengalihkan perhatian agar Ia bisa pergi keluar negeri.
4. Tak Ada Bukti Kuat Penembakan
Penembakan yang kbarnya dilakukan di pendopo kediaman Rizieq sampai sekarang belum terbukti. Selain karena pihak Rizieq sendiri tidak melaporkannya ke polisi, juga karena tidak ada yang bisa membuktikan penembakan tersebut, baik dari bagian mana pendopo yang ditembak, sampai proyektil peluru, dan bekas-bekas penembakan. Yang ada, hanyalah pengaduan teror ke Komnas HAM. Itu tidak wajar karena kalau ingin kasus itu diusut, sebaiknya kubu Rizieq melapor ke polisi.
“Ya kalau ada, bikin laporan saja. Kalau memang ada kejadiannya gampang, dilaporkan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus.
5. Mengungsi atau Umrah?
Ketua Presidium 212, Ustaz Sambo, mengatakan Rizieq pergi ke tanah suci untuk mengamankan diri. Hal tersebut ia sampaikan saat melaporkan kejadian itu ke Komnas HAM.
Tapi pernyataan tersebut dibantah Sugito Atmo Prawiro selaku kuasa hukum Rizieq. Dia menyebutkan kliennya sedang di Saudi Arabia untuk ibadah.
“Lagi ibadah (umrah) sama keluarga. Mungkin sudah merencanakan lama, tapi enggak mau ramai. Lawyernya pun nggak dikasih tahu,” kata Sugito saat dikonfirmasi, Jumat (28/4).
Ketika disinggung apakah sengaja Umroh untuk menghindari pemanggilan polisi, Sugito menampik hal itu. Menurutnya, Rizieq telah lama merencanakan umroh sebelum lebaran itu. “Bukan, bukan karena itu (menghindari panggilan),” terangnya.
Itulah kira-kira 5 kejanggalan yang terjadi pada kasus dugaan teror penembakan yang ditujukan kepada Habib Rizieq. Tentu saja kita harus menunggu konfirmasi dari Habib Rizieq mengenai masalah ini agar pokok permasalahannya benar-benar jelas, apakah ini cuma rekayasa atau benar-benar terjadi.
Next Page
loading...
loading...



0 Response to "Ada Kejanggalan Soal Penembakan Habib Rizieq, Inilah 5 Keanehan Dalam Kasus Tersebut"
Posting Komentar