Cerita Lengkap Kronologi Polisi Yang Berondong Mobil Satu Keluarga di Lubuklinggau. Ini Penjelasan Kapolres Lubuklinggau !
loading...
Aksi Polisi yang memberondong mobil Honda City berwarna hitam dengan nopol BG 1488 ON dijalan HM Soeharto, Lubuklinggau, Sumatera Selatan membuat warga yang berada disekitar lokasi kejadian menjadi terkejut. Kejadian yang terjadi pada jam 11.30 WIB hari Selasa (18/4) tersebut diketahui menewaskan satu orang penumpang wanita yang bernama Surini (50)
Selain Surini, didalam mobil juga ada penumpang lain yang terkena tembakan. Adapun penumpang yang tertembak adalah Indra (35), tertembak dibagian tangan kiri tembus, Gatot Sundari (29), luka tembak bagian pungung. Novianti (31), luka tembak lengan sebelah kanan, Genta Wicaksono (3) anak-anak luka dikepala diatas telinga sebelah kiri dan Dewi Arlina (39), luka tembak bagian lengan lengan sebelah kiri tembus. Sementara, Galih (6) tahun tidak terkena tembakan.
Menurut informasi yang didapat, rombongan mobil tersebut berangkat dari dari Desa Blitar Kecamatan Sindang Beliti Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu, pada Selasa (18/4) pagi. Mereka berjumlah tujuh orang, yaitu lima orang dewasa dan dua anak-anak melintas melalui jalur lingkar barat Kota Lubuklinggau untuk menghadiri undangan kerabatnya di Kecamatan Muarabeliti Kabupaten Musirawas.
Diduga, saat melintas ada anggota polisi yang terlihat melakukan razia. Diki, sang sopir yang mengendarai mobil tersebut tidak mau berhenti dan justru menerobos razia lalu melaju kearah selatan. Bahkan, ada yang mengatakan jikalau Diki hampir menabrak anggota polisi yang pada saat itu sedang melakukan razia.
Dianggap mencurigakan, akhirnya polisi mengejar mobil berwarna hitam tersebut. Pada saat pengejaran polisi mengatakan sudah memberikan tembakan peringatan beberapa kali tetapi mobil tetap melaju dan tidak mau berhenti. Pengejaran terhenti di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau, tepatnya didepan Bank Mandiri Simpang Periuk setelah polisi memberondong mobil tersebut.
Terlihat kaca belakang pecah dan ada beberapa lubang yang diyakini sebagai bekas tembakan. Selain itu disamping bagian kanan juga terdapat ada lubang yang diduga bekas tembakan.
Setelah mobil berhenti, penumpang didalamnya sudah bersimbah darah dan kemudian langsung dievakuasi dibawa ke rumah Sakit Siti Aisyah dan RSUD Sobirin Mura di Lubuklinggau. Dikabarkan satu penumpang tewas saat kejadian tersebut, keenam penumpang lainnya hanya luka akibat terkena tembakan.
Mengetahui kejadian ini, Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara langsung turun tangan mengecek korban dikedua rumah sakit, tapi saat ditanyai awak media enggan memberikan keterangan.
“Biar tidak simpang siur satu corong saja kita tunggu Kapolres pulang dari Palembang sekarang dalam perjalanan, kata Wakapolres singkat di rumah sakit Sobirin”.
Pada hari ini Rabu, (19/4) Kapolres Lubuklinggau, Sumatera Selatan, AKBP Hajat Mabrur mengkonfirmasi berita ini. Sebelumnya, Hajat menjelaskan, sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan pengemudi mobil sedan yang menerobos kegiatan razia kendaraan yang digelar oleh polisi.
"Korban luka dan meninggal itu terluka akibat pantulan peluru dari ban mobil yang ditembaki anggota," ujar dia saat dihubungi via telepon, Selasa (18/4/2017).
KBP Hajat Mabrur menyebutkan bahwa satu korban tewas dalam saat pengejaran oleh polisi akibat pantulan peluru. Penembakan ke ban mobil dilakukan karena mobil melarikan diri saat dihentikan petugas yang sedang melakukan razia.
Next Page
loading...
loading...




0 Response to "Cerita Lengkap Kronologi Polisi Yang Berondong Mobil Satu Keluarga di Lubuklinggau. Ini Penjelasan Kapolres Lubuklinggau !"
Posting Komentar